Cara Merawat Anakan Cendet Agar Cepat Gacor

Merawat anakan cendet agar cepat gacor -Siapa yang tidak ingin burung cendet kesayangannya menjadi gacor dan nagen, karena salah satu nilai plus bagi burung cendet selain memiliki irama yang rapat, suara yang keras, memiliki mental yang baik, juga harus gacor dan nagen. Jika semua kriteria tersebut terpenuhi, tentu burung cendet kesayangan anda akan menjadi jawara yang mampu memenangkan banyak kejuaraan dan memiliki nilai jual yang tinggi.

Untuk bisa memiliki cendet yang gacor, speed rapat, suara tembus, dan nagen tentu saja diburuhkan perawatan yang baik sejak usia burung cendet masih anakan/ trotolan. Sebab meskipun cendet anda sangat gacor, tapi jika masih sering salto (tidak nagen) maka tidak akan dilirik oleh juri, karena cendet yang salto akan mengurangi penilaian dalam lomba, jadi saat lomba cendet sangat dituntut agar benar-benar nagen. Oleh sebab itu, sebagai seorang mafia cendet anda harus tahu bagaimana cara merawat anakan cendet agar cepat gacor dan nagen.
cara merawat anakan cendet agar cepat gacor

Nah pada posting kali ini saya akan bagikan kepada sahabat kicau-burung bagaimana cara merawat anakan cendet agar cepat bunyi gacor, sehingga anda tidak akan sia-sia memelihara anakan burung cendet yang ketika sudah dewasa hanya sekedar menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya.
Baca juga: Cara merawat anakan cendet yang benar

Cara merawat anakan cendet agar cepat gacor


1. Pemasteran cendet
Berikan masteran suara-suara burung sedini mungkin dengan masteran seperti burung gereja, tengkek buto, cucak jenggot, cililin, lovebird, kenari, dan jenis burung lainnya yang memiliki speed yang rapat dan kasar. Pemasteran bisa dilakukan dengan menggunakan masteran musik mp3 yang diletakkan dengan jarak sekitar 2 meter dari posisi burung, stel volume agar tidak terlalu keras dan tidak terlalu pelan. Tapi akan lebih baik lagi jika anda menggunakan burung asli sebagai masteran, atau istilah kerennya adalah "guru vocal".

2. Penempatan burung cendet
Letakkan burung pada tempat yang tenang dan nyaman, terutama saat pemasteran harus dalam posisi dikerodong, agar burung bisa fokus mendengarkan dan merekam suara masteran kedalam memori otaknya.

3. Memandikan burung cendet
Anakan burung cendet tidak perlu dimandikan setiap hari, karena cendet yang masih trotolan tidak memerlukan mandi seperti layaknya cendet dewasa. Alasannya adalah jika anakan cendet terlalu sering dimandikan akan dapat membuat bulu-bulu cendet semakin kuat sehingga menghambat proses ganti bulu dari bulu muda menjadi bulu dewasa. Selain itu terlalu sering memandikan anakan cendet juga dapat menghambat optimalisasi pita suara.

4. Penjemuran cendet
Burung cendet yang masih trotolan tidak memerlukan penjemuran yang terlalu lama seperti cendet dewasa, karena terik sinar matahari dapat merusak bulu-bulu cendet muda. Jadi cukup jemur anakan cendet anda saat pagi hari dan sinar matahari belum terlalu panas. Dan ketika usia cendet sudah semakin dewasa atau sudah berganti bulu, maka proses penjemuran harus ditingkatkan, karena sinar matahari dapat membantu memaksimalkan pita suara, bermanfaat bagi pertumbuhan tulang dan kesehatan burung, juga berguna bagi kesehatan bulu.Tapi perlu diingat bahwa penjemuran cendet dewasa hanya sampai pada sebelum matahari terik saja.

5. Pemberian nutrisi dan ekstra fooding cendet
Anakan cendet sangat membutuhkan nutrisi dan ekstra fooding yang cukup, karena kedua hal tersebut sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan burung. Berikan ekstra fooding sebagai nutrisi, misalnya seperti jangkrik dan kroto. Untuk pemberian jangkrik pada anakan cendet bisa diberikan sedikit lebih banyak dari cendet dewasa, misalnya 7 sampai 10 ekor setiap hari. Karena kandungan nutrisi dalam jangkrik sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan suara cendet.

Untuk pemberian kroto sangat penting bagi pertumbuhan, kesehatan, dan kualitas pita suara, karena kroto dan membantu memaksimalkan suara burung. Maka jangan heran jika anakan cendet yang serng diberikan kroto suaranya akan lebih keras, ngeplong, dan tembus.

6. Pemberian Voor Cendet
Berikan voor pada anakan cendet untuk melatih agar burung cendet anda tidak ketergantungan pada makanan liar seperti jangrik, ulat, dan kroto. Usahakan untuk memberikan voor yang memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, misalnya 18%, karena ini juga akan bermanfaat bagi pertumbuhan anakan cendet.

Itulah beberapa cara merawat anakan cendet agar cepat gacor, jika anda melakukan perawatan yang benar, maka burung cendet anda akan cepat gacor sekalipun usianya masih muda. Selain itu juga akan mempercepat proses ganti bulu anakan menjadi bulu dewasa. Semoga bermanfaat.

Pencarian:

  • Cara merawat anakan cendet gacor
  • Cara merawat trotolan cendet gacor
  • Merawat anakan cendet
  • Memelihara trotolan cendet
  • Tips memelihara anakan cendet