Cara Budidaya Ternak Lovebird Untuk Pemula

Kicau-burung.com | Cara ternak lovebird -Burung lovebird merupakan salah satu jenis burung yang paling mudah untuk diternak atau dibudidayakan, karena burung ini merupakan jenis burung yang hidup secara bergerombol ketika hidup di habitat alam bebas. Berbeda dengan burung cendet yang bersifat predator dan cenderung suka bertarung untuk mempertahankan teritorial ketika bertemu dengan burung sejenis, sehingga burung cendet cukup sulit untuk diternak atau dibudidayakan. Itulah sebabnya akhir-akhir ini banyak lovebird mania yang memilih untuk ternak lovebird karena dianggap lebih menguntungkan.

Bisnis ternak burung lovebird masih cukup menjanjikan, meskipun harga burung lovebird mengalami penurunan yang cukup drastis jika dibandingkan dengan 5 tahun yang lalu. Namun karena banyaknya penggemar burung lovebird di indonesia terutama untuk lovebird lomba, maka tetap saja banyak orang yang mencoba untuk membudidayakan burung lovebird.

cara beternak lovebird

Artikel ini sengaja saya tulis bagi anda yang berminat dan ingin memulai untuk budidaya burung lovebird, cara ini tentu hanya khusus untuk pemula saja, bukan untuk peternak lovebird yang sudah berskala besar, karena tentunya mereka sudah tidak membutuhkan tips cara menangkar lovebird lagi, dan sudah sukses meraup keuntungan jutaan rupiah dari bisnis ternak burung lovebird.

Untuk pemula sebaiknya anda memilih burung lovebird yang harganya murah saja, belilah sepasang burung lovebird yang harganya dibawah 500 ribu rupiah, karena ini masih tahap awal percobaan anda. Jadi anda tidak perlu membeli burung lovebird yang harganya mahal, agar jika gagal, anda tidak mengalami kerugian yang besar.

Setelah tahap percobaan untuk pemula ini berhasil, dan berarti anda telah berhasil menangkarkan beberapa ekor burung lovebird, barulah anda mencoba beternak burung lovebird dengan harga yang lebih mahal lagi. Karena saat itu tentu anda sudah memiliki pengalaman beternak burung lovebird, karena tentu sudah pernah dihadapkan pada permasalahan dan kendala khususnya dalam hal perawatan. Jadi dapat dipastikan sedikit banyak anda sudah memahami karakter burung lovebird, mengetahui metode, pemahaman, dan kemampuan dalam perawatan dan budidaya burung lovebird.

Cara beternak burung lovebird


Untuk menjadi seorang breeder atau peternak lovebird tentu anda harus memahami beberapa hal mendasar dibawah ini, karena tanpa pengetahuan tersebut, 90 persen anda akan mengalami kegagalan. Apa saja hal mendasar tersebut? silahkan anda baca ulasan berikut dengan benar.

1. Membedakan jenis kelamin burung lovebird

Bagaimana anda akan menjadi breeder lovebird jika anda tidak bisa membedakan dan mengatahui ciri-ciri jenis kelamin burung lovebird, oleh sebab itu anda wajib mengetahui ciri-ciri dan bisa membedakan mana lovebird jantan dan mana lovebird betina. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca disini: Ciri-ciri burung lovebird betina

2. Memiliki sepasang burung lovebird dalam usia produktif

Seperti yang telah saya singgung diatas bahwa untuk permulaan anda cukup membeli sepasang burung lovebird murah yang sudah produktif, jadi anda tidak perlu lagi menjodohkan burung lovebird yang baru. Usia produktif untuk burung lovebird jantan yang sudah siap membuahi adalah 8 bulan, sedangkan usia produktif burung lovebird betina yang siap untuk bertelur idealnya adalah 1 tahun.

3. Mempersiapkan sangkar lovebird

Hal mendasar lainnya yang perlu anda persiapkan dalam beternak lovebird adalah sangkar untuk budidaya. Sangkar tersebut tentu bukanlah sangkar bulat yang biasa digunakan untuk memelihara lovebird, melainkan sangkar khusus yang digunakan untuk beternak lovebird. Idealnya sangkar budidaya berukuran 50cm x 50cm x 50cm yang terbuat dari kawat. Persiapkan juga sarang untuk bertelur (glodok/kotak sarang) dengan ukuran 20cm x 25cm x 25cm, kemudian didalamnya diberi rumput kering, daun kering, ranting kering, atau sobekan kain. Tambahkan juga serbuk gergaji yang tidak berbau yang berguna untuk menyerap kotoran atau sesuatu agar tidak lembab.

Persiapkan juga satu atau dua buah tenggeran didalamnya yang terbuat dari ranting atau kayu tenggeran, karena burung lovebird merupakan burung yang suka bertengger dan bermesraan. Dalam satu sangkar cukup digunakan untuk satu pasang burung lovebird, karena cara tersebut efektif dan mudah dikembangbiakkan daripada membudidaya burung lovebird secara bergerombol dalam satu kandang.

4. Proses mengawinkan burung lovebird

Jika persyaratan diatas telah terpenuhi sekarang saatnya untuk mengawinkan sepasang burung lovebird tersebut. Caranya yaitu masukkan sepasang burung lovebird yang sudah siap produksi kedalam kandang, dalam waktu 3 sampai 10 hari biasanya burung akan kawin dan bertelur. Lovebird yang baik akan menghasilkan 4-5 butir telur dalam satu periode kawin, jika kurang dari itu maka bisa dikatakan indukan lovebird anda kurang baik dalam berproduksi.

Untuk proses pengeraman biasanya membutuhkan waktu antara 22 sampai 25 hari, pada saat proses pengeraman tersebut sebaiknya burung jangan diganggu, oleh sebab itu letakkan kandang ternak lovebird pada tempat yang sunyi, aman, dan nyaman, jangan terlalu banyak orang yang lalu lalang atau berisik didekat kandang tersebut.

5. Pemberian pakan dan perawatan

Pakan lovebird untuk ternak dan pakan lovebird untuk peliharaan adalah sama saja (tidak ada bedanya). Disini anda bisa memberikan pakan lovebird ternak dengan menggunakan millet, biji sawi, kangkung, tauge, jewawut, jagung muda, dll. Perhatikan juga pemberian dan air minum, jangan sampai telat, dan ketika wadah air minum sudah tampak keruh sebaiknya dibersihkan dan diganti dengan air yang baru.

6. Perawatan anakan lovebird

Indukan lovebird yang baik akan meloloh atau memberikan makan pada anaknya sendiri, namun anda harus tetap memperhatikan makanan apa yang baik untuk anakan burung tersebut. Pakan untuk anakan lovebird yang baru menetas dan dalam masa lolohan sangat menentukan kesuksesan anda dalam beternak lovebird, karena anakan lovebird membutuhkan makanan yang khusus misalnya seperti jagung muda dan por fancy berwarna hijau. Anda juga bisa memberikan por ayam (pelet) dengan tujuan agar anakan lovebird bisa cepat besar dan tidak mudah mati, karena por pelet tersebut mengandung banyak protein. Selain itu tetap berikan biji-bijian karena pada dasarnya makanan utama burung lovebird adalah biji-bijian tersebut.

cara budidaya lovebird

Jika indukan lovebird anda ternyata mengabaikan anakan yang mereka tetaskan, sebaiknya anda segera mengambil anakan tersebut dari kandang kemudian anda letakkan pada tempat tersendiri. Dalam hal ini anda harus bersabar dalam memberikan makan/ meloloh anakan lovebird tersebut. Untuk memudahkan dalam meloloh sebaiknya anda menggunakan bubur bayi (SUN) yang dicampur dengan air kemudian dimasukkan kedalam suntukan tanpa jarum agar lebih mudah dalam melolohnya.

Dan jika indukan lovebird anda mau menyuapi anakannya secara mandiri, lebih baik anda biarkan anakan tersebut disuapi induknya sampai anakan berumur 2-3 minggu. Atau bisa juga dibiarkan sampai anakan berumur 1,5 bulan dan mulai keluar dari sarang, barulah kemudian anakan tersebut anda pisahkan dari induknya dan anda letakkan pada sangkar burung dan siap untuk anda pasarkan atau pelihara lagi agar tumbuh dewasa.

7. Proses Rekondisi

Setelah percobaan pertama penangkaran burung lovebird anda berhasil, selanjutnya bersihkan sangkar penangkaran, ganti sarang dengan daun, ranting, dan rumput yang baru. Sepasang indukan jantan dan betina dimandikan kemudian dijemur dan diletakkan didalam sangkar biasa. Kondisikan sepasang indukan lovebird usai produksi tersebut beberapa hari agar siap untuk bertelur dan berkembang biak lagi.

Setelah proses percobaan ternak lovebird berhasil, sekarang silahkan anda berfikir dan menentukan langkah untuk stop sampai disini atau meneruskan langkah dan memperlebar usaha ternak lovebird tersebut, karena saat ini anda sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan dalam hal budidaya lovebird.

Anda harus menentukan tujuan beternak lovebird, apakah akan beternak lovebird untuk produksi warna atau untuk produksi lomba. Jika tujuan anda adalah untuk produksi warna, maka anda bisa membreeding satu pejantan dengan beberapa betina dengan warna yang berbeda-beda. Tapi jika tujuan anda adalah produksi untuk lomba, maka anda bisa memilih indukan lovebird betina berkualitas yang memiliki kekean yang panjang, yang tentu saja harganya cukup mahal.

Itulah sedikit ulasan cara ternak burung lovebird untuk pemula, semoga bermanfaat menambah wawasan, pengetahuan, dan inspirasi bagi anda kicau mania yang ingin mencoba budidaya burung cinta tersebut.