Jenis-Jenis Burung Lovebird

Macam Macam Daftar Jenis Burung Lovebird Di Indonesia-burung lovebird menjadi pilihan favorit yang digemari masyarakat karena keindahan bulu-bulunya yang cantik, serta keahliannya dalam menghasilkan suara yang merdu. Sangat cocok digunakan sebagai hewan peliharaan bagi siapa saja karena lovebird bisa diajak main dengan pemiliknya. 

Tapi tahukah kamu kalau jenis burung ini pun beragam, jenisnya sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu jenis rendah dan jenis penangkaran yang banyak ditemukan di Indonesia. Agar kamu tidak penasaran, yuk ketahui jenis-jenis lovebird berikut ini. 

Jenis-Jenis Lovebird 
1. Lovebird Jenis Rendah 
Pada umumnya, lovebird jenis ini banyak ditemui di Afrika dan Madagaskar yang merupakan habitat aslinya. Perawakannya pun memiliki ciri khas dan lebih sulit dibudidayakan karena sifatnya yang suka dengan kebebasan. Menurut beberapa ahli, burung ini dikategorikan sebagai jenis burung lovebird yang asli. Jenis-jenis lovebird berklasifikasi rendah dijabarkan sebagai berikut. 

a. Lovebird Rosy-faced 
Jenisi-jenis lovebird berklasifikasi rendah yang pertama adalah Rosy-faced. Rosy-faced sendiri bernama ilmiah Agapornis reseicollis. Burung jenis ini tergolong mungil, berukuran antara 17-18 cm dengan tubuh didominasi warna hijau, sedangkan pantatnya sendiri berwarna biru. 

Uniknya, burung ini mempunyai iris mata berwarna coklat dan kaki yang berwarna abu-abu. Burung lovebird Rosy-faced dapat ditemukan di habitat aslinya, yaitu daerah kering Afrika, seperti Gurun Nanib. Jika kamu menjumpai lovebird lutino, kamu akan tahu bahwa burung tersebut merupakan hasil keturunan dari burung ini. 

b. Lovebird Fischeri 
Jenis-jenis lovebird berklasifikasi rendah yang kedua adalah lovebird Fischeri. Burung ini bernama ilmiah Agapornis Fischeri. Tubuhnya memiliki beberapa warna, yaitu (1) warna hijau pada bagian punggung, dada, dan sayapnya dan (2) warna kuning emas dan oranye pada bagian leher atas. Burung ini dapat dengan mudah kamu temukan di Tanzania dengan ciri khas mempunyai lingkaran putih di sekitar area mata. 

c. Black-cheeked lovebird 
Jenis-jenis lovebird berklasifikasi rendah yang ketiga adalah Black-cheeked lovebird. Burung ini bernama ilmiah Agapornis Negrigenis. Memiliki ciri khas yang unik, yaitu pipinya yang berwarna hitam. Burung ini dikategorikan sebagai jenis burung yang langka karena sudah sulit ditemukan. Bagi kamu yang memiliki burung ini, tentu beruntung sekali karena burung 
Black-cheeked lovebird memiliki suara yang lebih keras dibandingkan dengan jenis lainnya. 

2. Lovebird Penangkaran 
Jenis kedua yang dimiliki oleh burung lovebird, yaitu jenis penangkaran. Pada umunya, jenis-jenis lovebird ini bisa dibudidayakan dan justru menjadi hewan peliharaan di rumah. Selain itu, burung berkategori penangkaran juga hasil keturunan dari burung lovebird berklasifikasi rendah. Berikut ini ulasannya. 

a. Lovebird Blue-Ice 
Jenis-jenis lovebird tipe penangkaran yang pertama adalah Lovebird Blue-Ice. Burung ini memiliki tubuh dengan kombinasi warna biru es dan putih salju yang memikat. Warna burung ini didominasi oleh warna biru pada bagian tubuh hingga ekor, sedangkan warna putih terdapat di leher dan bagian kepalanya. 

b. Lovebird Blorok 
Jenis-jenis lovebird tipe penangkaran yang kedua adalah Lovebird Blorok. Burung ini termasuk jenis burung yang paling diminati. Harganya relatif mahal dibandingkan dengan jenis burung lainnya. Burung blorok memiliki ciri khas, yaitu bercak yang dapat ditemukan di bagian tubuh dan sayapnya. Bercak inilah yang disebut dengan Blorok. Kamu dapat menemukan burung jenis ini dengan mudah di pasar burung atau toko hewan. 

c. Lovebird Lutino 
Jenis-jenis lovebird tipe penangkaran yang ketiga adalah lovebird Lutino. Burung ini merupakan hasil mutasi dari lovebird Rosy-faced. Tubuhnya didominasi oleh warna kuning cerah, meskipun pada umumnya burung berjenis ini juga memiliki warna hijau yang dominan. 
Julukan Lutino sendiri diberikan oleh pecinta burung guna membedakan jenis burung ini dengan burung lainnya. Warna kuning yang dimiliki oleh burung ini disebabkan kurangnya melanin. Selain itu, juga bisa disebabkan oleh salinan gen pigmentasi antara lutino jantan dan betina. Berkat penangkaran burung, maka dihasilkanlah lovebird Lutino. 
Itulah jenis-jenis lovebird yang harus kamu ketahui. Semuanya memiliki kelebihan dan ciri-ciri masing-masing. Apakah kamu tertarik memilikinya?